Tipe Suami/Isteri Yang Baik

Memilih pasangan yang tepat merupakan hal yang mudah. Hal ini berkaitan dengan masalah takdir dan juga selera masing-masing orang. Pasangan hidup atau jodoh memang merupakan hak prerogatif Sang Pencipta. Tetapi sebagai hamba-Nya yang baik, kita diwajibkan berusaha mencari dan memilih pasangan sesuai dengan aturan syari’at. Disamping itu, dalam rangka mencari dan memilih pasangan yang tepat, hendaknya memahami alasan yang tepat dalam memilih tipe calon suami atau istri yang baik. Lebih jelasnya, karena perempuan dalam keluarga sangat menentukan berhasil tidaknya dalam berkeluarga, maka untuk memilih calon istri yang baik, seorang lelaki hendaknya memilih wanita yang memiliki ciri-cri sebagai berikut:

  • Beragama dan berakhlak
  • Taat kepada suami.Taat kepada suami bukan berarti mentaati segala perintah dan meningggalkan semua larangan suami. Akan tetapi yang dimaksud adalah mentaati semua perintah dan larangan suami selama itu tidak bertentangan dengan agama yang diyakini.
  • Memelihara hak-hak suami ketika ada ataupun tidak adanya suami, kapan pun dan di mana pun. Wanita yang baik senantiasa selalu memelihara harga diri dan memelihara anak serta harta suami.
  • Perempuan yang menyenangkan hati jika dipandang, memberikan kesejukan ketika suami sedang marah, rela atas segala pemberian suami.
  • Perempuan yang subur.
  • Perempuan yang masih gadis/perawan. Kenapa harus yang masih gadis ?? karena pada dasarnya secara psikologis, wanita yang masih gadis/perawan lebih manis tutur katanya, lebih banyak keturunannya, lebih kecil kemungkinannya berbuat makar/berselingkuh, lebih bisa menerima pemberian yang sedikit, dan terakhir lebih mesra ketika diajak bercanda.
  • Perempuan dari keturunan yang baik, Karena perilaku orang tua dan nenek moyangnya memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keturunannya.
  • Perempuan yang bukan keluarga dekat.Menurut Nabi saw, dengan menikahi perempuan yang masih keluarga dekat akan sangat memungkinkan anak-anak yang bakal lahir nanti akan mengalami cacat/lemah fisik dan mentalnya.
  • Perempuan yang sekufu’ Yaitu perempuan yang sepadan dalam hal agamanya, tingkat ekonominya, derajat sosialnya, dan derajat intelektualnya.Namun yang lebih penting dari itu semua adalah saling ridha dari kedua belah pihak. Karena hal itu bisa mengatasi perbedaan yang melatarbelakanginya.

Sebagaimana laki-laki, perempuan juga berhak untuk memilih calon suami yang baik. Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan oleh perempuan dalam memilih calon suami, yaitu antara lain:

  • Beragama dan berakhlak
  • Laki-laki yang bertanggung jawab.Sebagai pemimpin keluarga, laki-laki memiliki tanggung jawab lebih besar daripada istri. Oleh karena itu, perempuan hendaknya memilih calon suami yang penuh tanggung jawab.
  • Laki-laki yang sehat dan dari keturunan yang baik. sebagaimana laki-laki, untuk perempuan juga hendaknya memilih calon suami yang sehat dan bernasab baik, karena untuk memperolah keturunan yang baik pula.
  • Laki-laki yang mapan.Karena laki-laki merupakan tulang punggung ekonomi keluarga, maka hendaknya perempuan memilih laki-laki yang telah mampu mencukupi nafkah keluarga.
  • Laki-laki yang bijaksana.Laki-laki yang bijaksana akan memiliki sifat penyayang terhadap sesama, terlebih-lebih kepada istri dan anaknya. Juga memiliki sifat sabar, setia, tidak egois, tidak emosional, dan mampu mengatasi problem keluarga dengan tenang.
  • Laki-laki yang mampu mendidik calon istri. Suami berkewajiban mendidik istri dan anak-anaknya. Karena itu, perempuan dan orang tua/walinya perlu mempertimbangkan tingkat kedewasaan calon suami/menantunya.

Uraian diatas hanyalah sebagian kecil dari tipe pasangan atau calon Suami/isteri yang baik. Anda bisa menemukan lebih banyak lagi di luar sana. Terlepas dari benar tidaknya opini di atas, Artikel dibuat dengan tujuan untuk berbagi mohon koreksinya jika ada kekeliruan.🙂

Salam….

%d bloggers like this: