Studi Komparatif Tentang Perbandingan Tingkat Pengamalan Ibadah

Perbandingan Tingkat Pengamalan Ajaran Agama Islam Antara Remaja Putus Sekolah

Semakin merosotnya akhlak warga Negara telah menjadi salah satu keprihatinan pemerintah dan masyarakat. Hal itu juga menjadi keprihatinan para pemerhati pendidikan, utamanya para pemerhati pendidikan Islam. Globalisasi kebudayaan sering dianggap sebagai salah satu penyebab kemorosotan akhlak tersebut.  Kemajuan filsafat, sains, dan teknologi telah menghasilkan kebudayaan yang semakin maju pula, dimana proses itu disebut globalisasi kebudayaan. Namun, kebudayaan yang semakin menglobal itu, ternyata sangat berdampak terhadap aspek moral.

            Dekadensi akhlak itu agaknya terjadi pada semua lapisan masyarakat. Meskipun demikian, pada lapisan remajalah dekadensi akhlak itu lebih nyata terlihat. Dekadensi dan pengikisan akhlak di kalangan remaja itu, adalah sebagai akibat dari beberapa hal antara lain; banyaknya rumah tangga yang kehilangan ketentraman, bahkan ada pejabat yang harus meninggalkan jabatannya disebabkan oleh kenakalan anak remajanya.

            Sementara itu, tujuan pendidikan formal, karena keterbatasan sarana dibanding jumlah anak didik yang menuntut tempat di sekolah, belum menyelesaikan masalah sebagian besar remaja Indonesia. Jika  asumsi tersebut benar, sebenarnya usaha untuk mendalami kaum remaja, hendaknya juga dimaksudkan untuk mengkondisikan suatu perubahan lingkungann luar tersebut sebagai suatu variabel yang dominan dalam pembentukan kaum remaja. Read the rest of this entry »

Penyair Adalah ….

Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan surga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.

Penyair adalah orang yang tidak bahagia, karena betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.

Penyair adalah adonan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.

Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan coba membangun khayalan dari abu itu.

 

 

Sumber: kumpulan syair ‘Penyair’ oleh : Kahlil Gibran

 

Senandung Cinta Sang Pemuja

Senandung Cinta

Mengembalikan Semangat Kaum Intelektual Minoritas

PMII IAIN Gorontalo

Oleh : Bayu Gensa Wartabone (Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo)

Siapakah kaum intelektual minoritas yang dimaksud? Ya, jawabannya adalah mahasiswa. Bagi anda para mahasiswa, patut bersyukur dan berbanggalah akan titel yang mungkin baru anda sekalian sandang akhir-akhir ini. Karena dari total jumlah penduduk Indonesia ± 235 juta jiwa, jumlah kaum intelektual minoritas ini hanya sekitar 4.3 juta jiwa atau sekitar 4% dari total penduduk Indonesia. Mahasiswa pada era-globalisasi sekarang seperti kehilangan arah dan tujuan. Read the rest of this entry »

Konsep Pendahuluan : Eksistensi Sekolah/Madrasah

Tidak dapat dipungkiri bahwa  kehadiran Undang – Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah dan PP Nomor 25 Tahun 2000 tentang kewenangan pemerintah dan Propinsi berpengaruh terhadap pendidikan dari sisi pengelolaan sebagaimana dikemukakan oleh Yusuf Hadi Miarso  sebagai berikut :

Pemberlakuan Undang – Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang otonomi daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang kewenangan pemerintah dan Propinsi sebagai daerah otonom berpengaruh besar terhadap sektor pendidikan. Hal ini terlihat dari sisi pengelolaan pendidikan diarahkan pada manajemen berbasais sekolah. Konsep kebijakan ini memberikan otonomi lebih besar kepada warga sekolah ( guru, kepala sekolah, orang tua dan masyarakat ) untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan pendidikan nasional. Read the rest of this entry »

« Older entries

%d bloggers like this: