Kreatifitas Manusia

Pengertian Kreativitas
Kreativitas adalah suatu kondisi, sikap, atau keadaan yang sangat khusus sifatnya dan hampir tak mungkin dirumuskan  secara tuntas. Sehingga untuk mendapatkan makna kreativitas yang tidak terbatas, maka harus didasarkan  atau empat fungsi dasar yaitu: (a) berpikir rasional, (b) perkembang emosional atau perasaan tingkat tinggi, (c) perkembangan bakat khusus dalam kehidupan mental dan fisik pada tingkat tinggi, dan (d) tingkat tinggi kesadaran yang menghasilkan penggunaan imajinasi, fantasi, dan pendobrakan pada kondisi ambang kesadaran atau ketidaksadaran. (Conny R. Semiawan dkk, 1998)

Ditinjau dari fungsi rasa, pengertian kreativitas antara lain menurut pendapat Krishnamurti, adalah; “Creativeness has its roots in the initiative which comes into being only when there is deep discontent …….. One must be wholly discontented not complaingly, but with joy, with gaiety, with love.” (Conny R. Semiawan dkk, 1998) Maksudnya adalah, Daya kreasi mempunyai akarnya di (dalam) prakarsa yang (mana)  menjadi ada hanya ketika ada ketidak puasan dalam diri seseorang,  harus secara keseluruhan discontented tidak complaingly, tetapi dengan kegembiraan, dengan kegirangan, dengan cinta.

Dari tinjauan fungsi rasio, Definisi kreativitas adalah antara lain menurut pendapat Taylor, yaitu; “Interested most in scientific creatific creative ability, he discusses five levels of creativity: expressive, productive, inventive, innovative, and emergenative. He views the steps in the process as mental labor, incubation, illumination, and deliberate effort.”   Artinya, dalam kemampuan kreatif (kreativitas) ilmiah, ia mendiskusikan lima tingkatan kreativitas: ekspresif, produktif, berdayacipta, inovatif, dan emergenative. Ia memandang langkah-langkah di dalam proses ketika tenaga kerja mental, pengeraman, kekuatan penerangan, dan usaha sengaja.

Ditinjau dari fungsi keterampilan (cipta laten), pengertian kreativitas antara lain menurut Simonov, adalah; “sees the product the artist has created as “a model of the artist’s attitude toward a phenomenom”. He creates the model with the aim of getting to know, checking and specifying his attitudes.” Artinya, lihat produk yang  seniman telah menciptakan “suatu model menyangkut sikap seniman ke arah suatu phenomenom”. Ia menciptakan model dengan tujuan untuk mengenali, mengecek dan menetapkan sikapnya.

Teori kreativitas menurut (Sternberg and Lubart 1995), adalah mengukur pikiran kreatif seperti investor yang baik. Orang kreatif juga berada pada dunia ide yang membangkitkan tersedianya ide dibawah nilai-nilai yang disukai. (ketersediaan  harga rendah dengan rasio penghasilan) keduanya secara umum ditolak.  Tujuan ide kreatif, sering berisi keajaiban, kegunaan, dan kadang kebodohan.

Dari bebera pendapat para ahli di atas,  dapat diambil beberap kesimpulan sebagai berikut;

  1. Bahwa daya kreatif tumbuh dari dalam diri seseorang dan merupakan pengalaman yang paling mendalam dan unik bagi seseorang.
  2. Bahwa untuk itu diperlukan suatu suasana yang kondusif yang menggambarkan kemungkinan tumbuhnya daya tersebut.
  3. Bahwa kreativitas memiliki dimensi intuitif yang sangat berpengaruh terhadap timbulnya proses kreatif serta melibatkan fungsi rasio, rasa, dan keterampilan.
  4. Bahwa kreativitas memiliki perspektif proses dan produk serta tahap, tingkat, dan urutan tertentu.

Ide keatif mengandung hal baru dan dapat dilakukan. Orang banyak sering menolak karena menantang mereka. Mereka mendengki atau sengaja menolak kreatif, tidak  boleh mengerjakan. Ide tujuannya merepresentasikan kebenaran cara berpikir lanjut. Masyarakat umumnya merasa melawan status qou, menyerang, melanggar, dan berpikir cukup dengan mengabaikan ide inovatif. Pengembangan sikap kreativitas perlu mengenali aral kreativitas. Ada berbagai jenis aral kreativitas (creativity blocks), baik yang sifatnya internal seperti aral pola pikir, .paradigma,  keyakinan, ketakutan, motivasional, kebiasaan, atau yang bersifat eksternal  seperti aral sosial, organisasi, dan kepemimpinan.

(Conny R. Semiawan dkk, 1998)

About these ads

8 Comments

  1. yaumilphotography said,

    March 1, 2012 at 1:33 pm

    nice info

    jangan pernah takut berkarya.

    terserap ni catatannya :D

    makasih ya

  2. Eko Wardoyo said,

    March 1, 2012 at 2:28 pm

    apakah saya termasuk orang yang kreatif ya /(^.^”) <— bertanya dalam hati hehehehe

    • dewasastra said,

      March 1, 2012 at 4:45 pm

      Semua org pasti kreatif,,, hanya saja, sering kita dikalahkn oleh rasa kurang percaya diri…. :D

      btw, sy jg bingung… saya kreatif ga yahh…. hhe… :D

  3. March 1, 2012 at 2:40 pm

    Terima kasih telah mampir di Blog Pengawas Sekolah Indonesia. .This is nice post,nice and creative blog.Good luck.

  4. sunarno2010 said,

    March 1, 2012 at 10:29 pm

    turut menyimak sejenak

  5. March 11, 2012 at 7:15 am

    [...] Kreatifitas manusia [...]


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: