Problematika Remaja

Mencermati fenomena kehidupan remaja pada era modern dewasa ini, dapat di katakan sudah pada tataran yang memprihatinkan. Persoalan demi persoalan kerap terjadi yang mewarnai sikap, prilaku remaja. Semisal tawuran antara sesama pelajar, kecanduan narkoba, melakukan seks bebas, mabuk-mabukan, dan masih banyak lagi yang tak dapat disebutkan satu per satu, dan lebih menyedihkan lagi hal tersebut di atas di anggap sesuatu yang biasa-biasa saja.

Seringkali fenomena ini di bangun di atas anggapan bahwa masa muda adalah masa keceriaan, permainan dan kesenangan. Keseriusan pun hanya tampak ketika, ujian, bekerja, atau bila menghadapi masalah. Bahkan ketika umat Islam hampir tenggelam dalam problematika yang begitu kompleks umumnya remaja (pemuda) hanya menonton dari kejauhan. Seakan permasalahan yang menimpa umat ini tak berhubungan sama sekali dengan kehidupan mereka.
Uraian tersebut di atas memberi pemahaman bahwa permasalahan yang mewarnai perilaku para remaja yang selaku penerus cita-cita dan harapan bangsa dan agama, telah bergeser jauh dari norma dan tata aturan sehingga secara langsung berdampak negatif pada kehidupan tatanan sosial dan masyarakat secara umum.

Masalah remaja pada setiap saat merupakan salah satu yang dipersoalkan oleh pemerintah, masyarakat dan orang tua yang menaruh perhatian terhadapat pembinaan dan pendidikan para remaja. Menurut keterangan ahli jiwa  bahwa pembinan remaja itu memerlukan sesuatu kekhususan sesuai dengan sifat tertentu, yang ada pada dirinya karena mereka sedang menempuh masa kritis dan guncangan-guncangan dalam dirinya.
Masa remaja termasuk masa terpenting dalam fase umur manusia, pada masa itu pula pemikiran masih labil dan pada masa itu pula terbangunlah akidahnya juga pada masa perkembangan tersebut, terbentuklah jati dirinya dan tertanamlah akhlaknya. Saat itu sangatlah dasyat pertempuran antara kebaikan dan kejahatan, antara kebenaran dan kebathilan, antara kehidupan yang suci penuh harga diri dan kehidupan yang penuh sarat permainan dan kesia-siaan.
Dengan demikian pembahasan hal ihwal remaja masjid dan permasalahan pembinaannya, tentu saja tidak dapat dipisahkan dari konteks pembahasan mengenai remaja dalam konteks luas. Karena itu dalam tulisan ini dipandang perlu untuk melakukan suatu pembahasan tentang pembinaan remaja yang berorientasikan dibidang agama.

Referensi
Raghib As-Sirjani, Menjadi Pemuda Peka Zaman, Solo: Aqwam, 1995
Hamid Hasan Ruqaih, Problematika Kontemporer dalam Panduan Islam, Jakarta: Pustaka Azzam, 2004
M. Jakfar Puteh, Dakwah di Era Globalisasi Strategi Menghadapi Perubahan Sosial, Jakarta: A.K. Group, 2006

About these ads
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 34 other followers

%d bloggers like this: